Jalan Rancapanggung-Cikadu Rusak Berat, Warga Bandung Barat Keluhkan Banyak Pengendara Jatuh

Jalan Rancapanggung-Cikadu Rusak Berat, Warga Bandung Barat Keluhkan Banyak Pengendara Jatuh

NGAMPRAH, BANDUNG BARAT — Kondisi Jalan Rancapanggung-Cikadu di Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB), dikeluhkan warga akibat mengalami kerusakan parah dan membahayakan pengguna jalan.

Jalan dengan lebar sekitar 4 meter tersebut merupakan akses utama masyarakat menuju pusat ekonomi, layanan kesehatan, hingga fasilitas pendidikan. Namun saat ini, kondisi ruas jalan dipenuhi lubang, batu berserakan, hingga lapisan aspal yang mengelupas.

Saat musim hujan, jalan dipenuhi kubangan air yang menyulitkan pengendara. Sementara pada musim kemarau, debu tebal menjadi pemandangan sehari-hari akibat rusaknya permukaan jalan.

Warga menilai minimnya perawatan rutin dan buruknya sistem drainase menjadi penyebab utama kerusakan jalan semakin parah.

Salah seorang warga Rancapanggung, Engkos (55), mengaku khawatir setiap kali melintasi jalan tersebut karena rawan menyebabkan kecelakaan.

“Keinginan saya pemerintah bisa segera melakukan perbaikan jalan ini, soalnya sudah banyak pengendara jatuh,” ujarnya saat ditemui.

Menurutnya, kondisi jalan rusak membuat mobilitas masyarakat terganggu. Banyak pengendara motor terjatuh akibat masuk ke lubang atau menabrak batu besar yang berserakan di jalan.

“Kalau malam hari lebih parah lagi. Jalan rusak ditambah tidak ada penerangan jadi rawan kecelakaan,” katanya.

Engkos berharap Pemerintah Kabupaten Bandung Barat segera memprioritaskan perbaikan infrastruktur jalan dibandingkan kegiatan seremonial.

“Pemerintah harus hadir dan memprioritaskan anggaran untuk jalan. Ini kebutuhan dasar masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Rancapanggung, Asep Sukma Jaya, menjelaskan kerusakan jalan terjadi di tiga wilayah RW, yakni RW 09 Rancapanghilir, RW 08 Kampung Cipelem, dan RW 10 Kampung Bonceret yang berbatasan langsung dengan Desa Cikadu.

Menurutnya, panjang kerusakan jalan mencapai lebih dari dua kilometer.

“Jalan yang melewati tiga RW di wilayah saya kondisinya memang rusak cukup parah dan sangat membutuhkan perbaikan,” ujar Asep.

Ia menambahkan, ruas jalan tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat sehingga pihak desa berharap perbaikannya dapat segera direalisasikan.

Pemerintah desa juga mengaku telah menyampaikan langsung persoalan tersebut kepada Wakil Bupati Bandung Barat agar mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.