Dari 165 Desa Menuju Kabupaten Mandiri di Bawah Kepemimpinan Bupati Lulusan UNPAD

Dari 165 Desa Menuju Kabupaten Mandiri di Bawah Kepemimpinan Bupati Lulusan UNPAD

Kabupaten Bandung Barat, Kabbar.my.id — Berdiri berdasarkan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2007, Kabupaten Bandung Barat (KBB) resmi memisahkan diri dari Kabupaten Bandung. Sebanyak 165 desa di 15 kecamatan menjadi fondasi awal pembentukan kabupaten baru ini, yang menandai tonggak penting dalam sejarah otonomi daerah di Jawa Barat.

Pemekaran tersebut tidak sekadar urusan administrasi, melainkan langkah strategis untuk mendekatkan pelayanan publik dan mempercepat pembangunan di wilayah barat Bandung. Potensi besar yang dimiliki KBB — mulai dari wisata alam di Lembang hingga sektor pertanian dan industri — kini dikelola dengan arah pembangunan yang lebih terarah dan inklusif.

Hampir dua dekade kemudian, KBB menorehkan berbagai capaian penting. Di bawah kepemimpinan Bupati Jeje Ritchie Ismail, kabupaten ini terus menunjukkan kemajuan yang signifikan. Jeje dikenal sebagai sosok muda dengan latar belakang akademik kuat, lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran (UNPAD), salah satu kampus ternama di Jawa Barat.

Bekal pendidikannya di bidang komunikasi menjadi fondasi penting dalam membangun pola kepemimpinan modern — yang menekankan transparansi, keterbukaan, dan kemampuan menyampaikan visi pembangunan dengan jelas kepada masyarakat.

Dengan kombinasi antara visi muda, tata kelola yang adaptif, dan komitmen terhadap kemajuan daerah, Kabupaten Bandung Barat optimistis melangkah menjadi daerah yang mandiri, maju, dan berdaya saing di masa depan.