Ngamprah, 9 Oktober 2025
Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (Pemkab KBB) menyatakan dukungan penuh terhadap program Gerakan Poe Ibu, sebuah inisiatif donasi Rp1.000 per hari yang digagas oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Program tersebut mendorong partisipasi dari berbagai kalangan, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN), pelajar, hingga masyarakat umum untuk ikut berdonasi secara sukarela setiap hari. Gerakan ini diatur melalui Surat Edaran Nomor 149/PMD.03.04/KESRA tentang Gerakan Rereongan Sapoe Sarebu (Poe Ibu).
Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, menyambut baik langkah tersebut. Ia menilai program Poe Ibu merupakan wujud nyata semangat kebersamaan dan gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Jawa Barat.
“Saya sangat mengapresiasi Gerakan Rereongan Poe Ibu yang digagas oleh Pak Gubernur dengan semangat kebersamaan dan solidaritas sosial yang tinggi,” ujar Jeje, Rabu (8/10/2025).
Menurutnya, gerakan ini tidak hanya berfungsi sebagai kegiatan donasi, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat nilai kemandirian sosial di tengah masyarakat.
“Karena sifatnya sukarela dan dikelola langsung oleh kelompok masyarakat, saya melihat ini sebagai bentuk kemandirian sosial yang sangat positif,” tambahnya.
Untuk memastikan efektivitas pelaksanaan di wilayah Bandung Barat, Pemkab berencana menyiapkan mekanisme pengumpulan donasi yang sesuai dengan kondisi lapangan.
“Kami akan mendiskusikan teknis pelaksanaannya, apakah menggunakan pola kencleng harian atau mingguan, agar semangat gotong royong ini bisa berjalan optimal,” jelas Jeje.
Ia menegaskan bahwa Pemkab Bandung Barat mendukung penuh gerakan Poe Ibu sebagai bentuk nyata kepedulian sosial dan kolaborasi antara pemerintah dengan masyarakat.
“Di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, kami tentu mendukung penuh inisiatif positif seperti ini,” pungkasnya.
(Diskominfotik KBB)














Komentar
Tuliskan Komentar Anda!