Bawa Uang Belasan Juta, Lansia di Bandung Barat Jadi Korban Jambret di Siang Hari

Bawa Uang Belasan Juta, Lansia di Bandung Barat Jadi Korban Jambret di Siang Hari

Bandung Barat, Kabbar.my.id — Aksi penjambretan kembali terjadi di wilayah Kabupaten Bandung Barat dan kali ini menimpa seorang lanjut usia. Peristiwa tersebut menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat, terutama terkait keamanan warga saat beraktivitas di ruang publik.

Korban diketahui bernama Djadja Sumarna (78), yang menjadi sasaran pelaku kejahatan setelah mengambil uang dari bank. Uang tunai sebesar Rp16,5 juta yang dibawanya raib setelah tas miliknya dirampas oleh pelaku di pinggir jalan.

Kejadian ini berlangsung pada Senin, 21 April 2026, sekitar pukul 13.00 WIB di Jalan Raya Gadobangkong, RT 04 RW 02, Desa Gadobangkong, Kecamatan Ngamprah. Aksi pelaku bahkan sempat terekam kamera CCTV dan videonya beredar luas di media sosial.

Dalam rekaman tersebut, korban terlihat hendak menyeberang jalan sambil membawa tas kecil berwarna hitam. Situasi yang tampak biasa itu berubah cepat ketika dua orang pelaku yang berboncengan sepeda motor mendekat.

Tanpa banyak interaksi, pelaku langsung merampas tas yang dibawa korban dan melarikan diri dari lokasi kejadian. Aksi tersebut berlangsung sangat cepat sehingga korban tidak sempat melakukan perlawanan.

Kasi Humas Polres Cimahi, Gofur Supangkat, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah menerima laporan dan saat ini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Dari keterangan yang dihimpun, korban sebelumnya baru saja mengambil uang dari bank. Uang tersebut disimpan di dalam tas bersama satu unit telepon genggam yang juga ikut hilang dalam kejadian tersebut.

Akibat kejadian ini, total kerugian yang dialami korban diperkirakan mencapai lebih dari Rp18 juta. Nilai tersebut mencakup uang tunai serta barang pribadi yang dibawa saat kejadian.

Pihak kepolisian saat ini tengah mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi serta melakukan analisis terhadap rekaman CCTV di sekitar lokasi. Langkah ini dilakukan untuk mengidentifikasi pelaku dan mengungkap jaringan yang mungkin terlibat.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk lebih waspada, terutama setelah melakukan transaksi dalam jumlah besar. Warga diimbau untuk tidak sendirian, menyimpan uang di tempat yang aman, serta menghindari rute sepi saat membawa barang berharga.

Keamanan lingkungan menjadi tanggung jawab bersama. Diharapkan dengan kewaspadaan yang lebih tinggi serta kerja sama antara masyarakat dan aparat, kasus serupa dapat diminimalkan di masa mendatang.