Asupan Nutrisi dan Manajemen Kandang Jadi Kunci Cegah Kematian Sapi di Bandung Barat

Asupan Nutrisi dan Manajemen Kandang Jadi Kunci Cegah Kematian Sapi di Bandung Barat

Sabtu, 2 Agustus 2025

NGAMPRAH, KABBAR.MY.ID – Para peternak sapi di Kabupaten Bandung Barat (KBB) diimbau untuk meningkatkan manajemen kandang dan memperhatikan asupan nutrisi ternak. Langkah ini penting untuk menciptakan lingkungan ternak yang sehat, meningkatkan produktivitas susu, dan mencegah kematian mendadak pada sapi perah.

Kejadian kematian mendadak sejumlah induk sapi bunting usai melahirkan di Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang, sebelumnya menggegerkan peternak. Hasil investigasi dan uji laboratorium menunjukkan bahwa kematian sapi disebabkan kekurangan kalsium dan energi, bukan wabah penyakit. Pemeriksaan juga menegaskan sapi aman dari penyakit mulut dan kuku (PMK) maupun kelainan kimia darah.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dispernakan Bandung Barat, Acep Rohimat, menambahkan pihaknya menemukan benda asing seperti paku dan gulungan tambang di perut salah satu sapi yang mati mendadak. Hal ini menegaskan pentingnya pengawasan terhadap lingkungan kandang agar ternak tidak menelan benda yang berbahaya.

Acep menekankan bahwa peternak perlu memperkuat biosekuriti, menjaga kebersihan kandang, serta memastikan asupan nutrisi terutama menjelang kelahiran sapi. Ia juga menyebut upaya pencegahan wabah telah dilakukan melalui pemberian vaksin PMK untuk menciptakan kekebalan komunal ternak.

Dengan temuan ini, Dispernakan berharap seluruh peternak di Bandung Barat lebih waspada dan menerapkan manajemen kandang yang baik. Langkah ini dianggap kunci utama untuk menjaga kesehatan sapi perah dan mencegah kematian mendadak pada ternak di masa mendatang.